
Dalam rangka memperkuat jejaring internasional dan pengembangan kerja sama akademik, Fakultas Teknologi Industri (FTI) Institut Teknologi Bandung (ITB) melakukan kunjungan ke Department of Chemical and Environmental Engineering, University of Nottingham Malaysia (UNM). Kunjungan ini difokuskan pada kegiatan academic collaboration mapping sebagai langkah awal untuk mengidentifikasi potensi kerja sama strategis antara kedua institusi.
Diskusi yang berlangsung menyoroti sejumlah peluang kolaborasi yang dinilai memiliki prospek implementasi tinggi dalam jangka menengah. Salah satu hasil yang paling positif adalah kesepahaman awal terkait pengembangan program pertukaran mahasiswa (student exchange). Skema yang dibahas mencakup peluang bagi mahasiswa Teknik Kimia ITB untuk mengikuti perkuliahan di UNM, serta pengembangan short academic programs bagi mahasiswa UNM untuk mengikuti kegiatan akademik di ITB. Inisiatif ini direncanakan untuk mulai diimplementasikan pada tahun 2027, dengan mempertimbangkan kesiapan kurikulum, sistem akademik, serta aspek administratif kedua institusi.
Selain itu, kedua pihak juga menyepakati pentingnya pendalaman lebih lanjut dalam aspek curriculum mapping sebagai fondasi untuk kerja sama yang lebih terintegrasi. Proses ini akan difokuskan pada identifikasi kesetaraan capaian pembelajaran, struktur kurikulum, serta kompatibilitas mata kuliah antara kedua program studi. Melalui pendekatan tersebut, terbuka peluang untuk mengembangkan skema kerja sama yang lebih komprehensif di masa depan, termasuk eksplorasi program akademik lainnya.
Kunjungan ini menjadi langkah awal yang strategis dalam membangun kemitraan akademik yang berkelanjutan antara FTI ITB dan University of Nottingham Malaysia. Diharapkan, hasil dari proses pemetaan ini dapat ditindaklanjuti dalam bentuk program konkret yang tidak hanya meningkatkan mobilitas mahasiswa, tetapi juga memperkuat kualitas pendidikan dan daya saing global kedua institusi.


